Wednesday, October 31, 2007

How to educate 'the haves' generation?

Pernah mendengar pernyataan ini?


Liburan ini kita ketemuan di acara la tomatina* aja ya!'

atau

'ke Singapur yuk, beli cemilan!'

atau

'jazz gue lagi di bengkel jadi gue musti naik beemer** nyokap gue'

atau

'tau ngga lo, si G patah hati trus ngga nyelesain skripsinya malah jalan-jalan ke Europe."

atau

'bu, saya ijin minggu depan ngga masuk karena di Lasik'***'

Well then, format pendidikan dengan bentuk teror jelas tidak diterima oleh generasi ini karena mereka tidak memiliki rasa takut, bahkan untuk sebagian tidak memiliki rasa hormat.

Harus saya cantumkan bahwa anak2 yang membuat pernyataan ini adalah anak-anak yang memiliki IPK dibawah rata-rata. Pendidikan dimaksudkan untuk merubah pola pikir sesorang, terlebih biasanya untuk menaikan taraf kehidupan sesorang. Tapi pada kasus ini justru pola ini yang sulit untuk diterapkan. Mereka tidak berniat untuk menaikan taraf hidup, tidak memiliki keinginan
untuk bekerja atau mencari nafkah, tidak berniat untuk belajar. Itu yang paling sulit.

Ada yang bisa membantu?

Glossary:
*La tomatina adalah acara panen tahunan di Spanyol dilanjutkan dengan tradisi parade dan lempar tomat.
**beemer equals BMW
***Lasik adalah operasi laser pada retina mata yang menghabiskan biaya jutaan rupiah

Read More...

Read More on Blogger New Version

Hal yang pertama kita akan lakukan adalah memastikan template/layout kita berada dalam versi barunya.Ini penting karena kode berikut tak berfungsi di template versi lama.Untuk melihat kode template secara keseluruhan, klik pada bagian "Layout" di Dashboard,lalu menuju tab Edit HTML dan pilih "Expand widget templates".


Langkah 1. Cari kata "post-header-line" lalu tambahkan kode berikut (yang berwarna merah) :

<div class='post-header-line-1'/>

<div class='post-body'>

<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<style>.fullpost{display:inline;}</style>
<p><data:post.body/></p>
<b:else/>
<style>.fullpost{display:none;}</style>


<p><data:post.body/></p>

<a expr:href='data:post.url'>Read More......</a>
</b:if>


<div style='clear: both;'/> <!-- clear for photos floats -->
</div>


Langkah 2.Masih di dashboard, klik Settings, menuju ke Formatting dan perhatikan bagian paling bawah yang menunjukkan "Post template", lalu isikan kode berikut disana.

Type your summary here
<div class="fullpost">
Type rest of the post here
</div>


Kode diatas digunakan hanya sebagai pembantu agar setiap kali kita membuat entri baru, maka di editor kita akan ada semacam template agar lebih memudahkan pemenggalan entri. Salah satu keunggulan dengan menggunakan kode diatas adalah kita akan mendapatkan hasil yang sama meski menggunakan perambah yang berbeda.Baik di IE, Mozilla dan lainnya masih memunculkan tautan read more di entrinya.


©Bang Agus(http://edittag.blogspot.com/)

Read More...

Tuesday, October 23, 2007

Progesterex is real or not???!!

Progesterex, udah ada yang tau gak soal obat yang satu ini? beberapa waktu yang lalu sempat heboh tentang adanya 'drug' yang sangat 'jahat' ini. Jahat?? tanya kenapa??berar gak sih nih obat emang ada???lets check this out..

Progesterex (you may check the internet for the availability), merupakan sebuah pil kecil untuk mensterilisasi (untuk hewan besar khususnya). tetapi beberapa waktu lalu saya sempat membaca kalo obat ini sering juga dipake oleh 'intruder' (pemerkosa .pen) untuk sebagai campuran Rohypnol (Roofies - sejenis obat bius) yang efeknya bisa menyebabkan peminumnya lupa akan apa yang terjadi (pingsan) selama beberapa jam.

Diberitakan juga kalau obat ini dapat dengan mudah didapatkan di apotek-apotek. hmm.. tapi ada 1 side effect yang lebih mengejutkan penggunaan progesterex dikatakan selain dapat menyebabkan peminumnya pingsan, si peminum juga dapat menjadi steril seumur hidup (mandul). nah dari satu opini yang sangat mengejutkan ini saya merasa tertarik menyelidikinya, betul gak sih 'PROGESTEREX ITU ADA???'.

Faktanya saya baca disalah satu situs yang dapat dipercaya (http://www.snopes.com/medical/drugs/progesterex.asp) dikatakan jikalau itu hanya KABAR BURUNG Yang tidak bisa dipercaya kebenarannya!
Progesterex tidak pernah diproduksi, dan tidak ada di seluruh apotek.

*semoga segala opini-opini di dunia kita dapat diperiksa kebenarannya.

Read More...

Monday, October 08, 2007

RPM - RedHat Package Manager


RPM adalah RedHat Package Manager, sebuah paket program yang dikembangkan dengan maksud mempermudah proses manajemen paket program di sistem operasi Linux, misalnya menginstalasi paket, menguninstalasi, melihat informasi paket, dan sebagainya.
RPM dikembangkan oleh para insinyur RedHat namun saat ini RPM telah banyak dipakai oleh distribusi-distribusi Linux, tidak hanya terbatas pada RedHat, SuSE, Mandrake, Trustix Merdeka adalah beberapa contoh di antaranya. Mungkin dapat dikatakan bahwa RPM adalah standar defacto untuk pemaketan aplikasi.

Penggunaan RPM
Berikut ini akan diuraikan secara singkat beberapa pemanfaatan RPM yang umum dijumpai.

1. Instalasi Paket binary (.rpm)
Untuk menginstalasi paket dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
$ rpm -ivh
Berikut ini adalah contoh penggunaannya:
$ rpm -ivh nano-0.9.25-1.i386.rpm
2. Instalasi Paket source (.srpm)
Untuk menginstalasi paket srpm, pertama-tama anda harus menginstalnya dengan cara yang sama dengan menginstalasi paket binary
$ rpm -ivh
contoh :
$ rpm -ivh man-pages-id-0.1.1tm.src.rpm
kemudian anda berpindah direktori ke direktori /usr/src/redhat/SPECS
$ cd /usr/src/redhat/SPECS
lalu berikan perintah berikut:
$ rpm -bb nama_paket.spec --clean
contoh :
$ rpm -bb man-pages-id.spec
Tunggu beberapa saat, karena paket tersebut sedang di-build.

Di direktori
/usr/src/redhat/noarch
akan terdapat file "nama_paket.rpm". Anda selanjutnya dapat menginstalasi paket tersebut dengan cara sebagaimana tersebut di atas.

Catatan : biasanya paket yang telah anda build akan berada di direktori /usr/src/redhat/RPMS/i386. Paket di atas karena merupakan paket manual maka tidak ditentukan arsitektur mesinnya (i386 atau yang lainnya).

3. Uninstalasi Paket
Untuk menguninstalasi paket dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
$ rpm -e
contoh
$ rpm -e nano
4. Upgrade Paket
Upgrade paket dilakukan jika anda telah memiliki versi terdahulunya dari suatu paket. Misalnya saya telah memiliki paket gnupg-1.0.0.i386.rpm terinstalasi di komputer saya, sekarang saya ingin memperbaharuinya dengan versi yang lebih baru karena adanya bugs di versi terdahulu, hal ini dapat dilakukan dengan cara:
$ rpm -Uvh
5. Melihat Seluruh Paket rpm yang terinstalasi
Untuk melihat seluruh paket rpm yang terinstalasi di komputer kita dapat dilakukan dengan memberikan perintah query ke RPM sebagai berikut:
$ rpm -qa
di layar akan tampil nama-nama paket program yang terinstalasi dengan cepat, mungkin lebih baik jika hasilnya dimasukkan ke dalam file:
$ rpm -qa > aplikasiku
untuk melihat aplikasi-aplikasi yang terinstalasi, dapat dibaca pada file aplikasiku.

Coba jalankan perintah berikut:
$ rpm -qa | wc -l
Hasilnya adalah jumlah aplikasi program yang terinstalasi di komputer anda.

6. Melihat Informasi Paket Yang Terinstalasi
Jika anda ingin mengetahui informasi mengenai deskripsi suatu paket, siapa yang memaketkannya, dan berbagai informasi lain, dapat dilakukan dengan cara berikut:
$ rpm -qi
perhatikan bahwa tidak perlu diberi akhiran rpm. Setelah itu akan tampil di layar informasi yang anda minta.

Selain itu anda juga dapat mengetahui file-file apa saja yang disertakan pada suatu paket dengan cara memberikan perintah berikut:
$ rpm -qil
7. Melihat Informasi Paket yang Belum Terinstalasi
Ada kalanya anda ingin mengetahui informasi mengenai suatu paket, namun paket tersebut tidak ingin anda instal dulu, apakah hal ini bisa dilakukan dengan RPM?

Jawabnya adalah "Ya". Caranya adalah tambahkan option "p" sebagai berikut:
$ rpm -qipl

Contributed by: tedi
Artikel ini dapat juga dibaca di http://www.tedi-h.com/papers/rpm-intro/tutorial-rpm.html

Read More...

More easy to alocated system with fstab


Fstab adalah singkatan dari file system table, disini admin bisa mendeskripsikan daftar-daftar mounting. Letak filenya ada di /etc
Yang paling sering ditemui adalah mounting untuk file windows yang ada di drive c , d dan seterusnya. Yang harus dipahami di fstab adalah fstab mempunyai 6 segmen, dan setiap segmen dipisahkan oleh tanda spasi

segmen 1 adalah informasi tentang hardware fisik kita, misalnya /dev/hda1 , ./dev/hda2
segmen 2 tempat kita akan meletakkan di direktori mana (dilinux) /mnt/win_c , /mnt/win_d direktori ini adalah direktori default yang telah dibuat oleh linux, jika anda ingin membuatnya sendiri, gunakan mkdir dengan hak akses root
segmen 3 untuk tipe sistem, misalnya ext2 untuk linux vfat untuk windows 9x, ntfs untuk windows 2k dan xp
segmen 4 adalah option untuk field 3, dipisahkan oleh tanda koma (,) noauto untuk jangan mounting ketika booting lawannya adalah auto yang mounting ketika booting. user jika user boleh mounting, supermount hanya untuk root saja, untuk amannya gunakan saja defaults
segmen 5 tanda 0 jika anda tidak membackup mounting, 1 untuk membackup mounting. Defaultnya adalah 0
segmen 6 tanda 1 jika untuk sistem file root (/), 2 untuk sistem lain, dan defaultnya adalah 0
Sebagai contoh jika mau automatis mouting drive c dengat OS windows 98 ketika booting linux adalah :
Buat dulu direktori dengan user root, misal win_c , letakkan saja direktori ini di /mnt. Caranya adalah :
cd /mnt
mkdir win_c
kemudian ubah file /etc/fstab gunakan editor sesuai selera misal
kedit /etc/fstab tambahkan perintah ini di urutan terbawah
/dev/hda1 /mnt/win_c vfat auto,user 0 0
simpan dan lihat kembali direktori /mnt/win_c , bila tidak ada hasil, coba reboot dahulu.

Contributed by: zenkid

Read More...