This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Sunday, March 30, 2008

Sir Edmund Hillary & Tenzing Norgay

tadinya saya cuma pengen masukin kisah Sir Edmund Hillary. coz ni kisah emang berhubungan bangad ma trid ini. tapi ternyata ada tokoh lain dibalik kesuksesan Sir Edmund Hillary. mungkin agak tidak berhubungan, namun saya yakin kisah beliau dapat kita ambil pelajarannya juga...

Sir Edmund Hillary adalah manusia pertama yang menaklukkan Gunung Everest. Pada percobaan pertama, ia gagal. Ia di beri gelar oleh Ratu Elizabeth setelah dia berhasil mendaki gunung Everest. Pada hari pemberian penghargaan, di belakang meja utama tergantung gambar gunung Everest. Lalu semua orang berdiri dan memberikan penghormatan atas keberaniannya menaklukkan gunung tersebut. Ketika semua penonton berhenti bertepuk tangan, Hillary berkata kepada penonton, "Gunung Everest pernah menaklukkan saya sekali dan dapat menaklukkannya saya kembali, tetapi saya kembali dan kembali lagi. Dan sekarang saya menjadi pemenang karena gunung itu tidak dapat menjadi besar tetapi saya dapat menjadi besar!"

Apakah saat ini kita sedang menghadapi berbagai macam persoalan dan seolah tidak mampu menghadapinya? Kegagalan demi kegagalan terus mengikuti pekerjaan, rumah tangga, studi atau apapun yang sedang kita kerjakan saat ini, jangan putus asa! Sekalipun kita sering gagal atau ada tantangan berat di depan kita, percayalah bahwa Allah sanggup merubah yang buruk menjadi baik. Milikilah jiwa yang besar, yaitu Jiwa Pemenang!

disaat yang lain mulai menyerah akan "gunung" yang dihadapinya, namun Sir Edmund Hillary menganggap itu "gunung" itu merupakan suatu tantangan yang harus ia selesaikan. saya percaya setiap kita pasti punya "gunung" masing" untuk dilalui. semakin besar "gunung" yang kita hadapi, semakin besar pula penghargaan yang kita terima.


Tenzing Norgay? (fotonya yang sebelah kanan).Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita akan mengatakan nama yang aneh…..dari negara mana nama tersebut
berasal?…..

Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya mungkin juga
belum. bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary. ya
kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya
atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau
sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang
pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi
dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund
Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.

Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai
pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung
Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya
Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam
11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil
menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028
kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang
kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki
berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu
tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang
berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.

Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal
mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam
inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa
di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan
gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat
itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di
seluruh dunia.

Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang
sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan
mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal
ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai
Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa saja ia lah orang pertama
yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund
Hillary.

Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali
dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut
mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang
mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :

Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan
puncak gunung tertinggi di dunia?

Tenzing Norgay : Sangat senang sekali

Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary,
tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda
yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount
Everest?

Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah
mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk
menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang
berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia….

Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???

Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian
saya. impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan
dia meraih IMPIAN nya.


Colonel Sanders

Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia.

Sosok Kolonel Sanders, bahkan kini menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Dia lahir pada 9 September 1890 di Henryville, Indiana, namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya di usia 65 tahun. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya.

Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Indiana. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun.

Pertama, sebagai tukang parkir di usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan ke Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.

Di usia 40 tahun, Kolonel ini mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Kolonel Sanders belum punya restoran pada saat itu. Ia menyajikan makanannya di ruang makan di bengkel tersebut. Karena semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, akhirnya ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang.

Selama hampir 9 tahun ia menggunakan resep yang dibuatnya dengan teknik dasar memasak hingga saat ini. Citra Sander semakin baik. Gubernur Ruby Laffoon memberi penghargaan Kentucky Colonel pada tahun 1935 atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine. Dan pada tahun 1939, keberadaannya pertama kali terdaftar di Duncan Hines “Adventures in Good Eating.”

Di awal tahun 1950 jalan raya baru antar negara bagian direncanakan melewati kota Corbin. Melihat akan berakhir bisnisnya, Kolonel ini akhirnya menutup restorannya. Setelah membayar sejumlah uang, ia mendapatkan tunjangan sosial hari tuanya sebesar $105.

Dikarenakan memiliki rasa percaya diri kuat akan kualitas ayam gorengnya, Kolonel membuka usaha waralaba yang dimulai tahun 1952. Ia pergi jauh menyeberangi negara bagian ini dengan mobil dari satu restoran ke restoran lainnya, memasak sejumlah ayam untuk pemilik restoran dan karyawannya. Jika reaksi yang terlihat bagus, ia menawarkan perjanjian untuk mendapatkan pembayaran dari setiap ayam yang laku terjual.

Pada 1964, Kolonel Sanders sudah memiliki lebih dari 600 outlet waralaba untuk ayam gorengnya di seluruh Amerika dan Kanada. Pada tahun itu juga ia menjual bunga dari pembayarannya untuk perusahaan Amerika sebanyak 2 juta dolar kepada sejumlah grup investor termasuk John Y Brown Jr, (kelak menjadi Gubernur Kentucky). Pada tahun 1976, sebuah survey independen menempatkan Kolonel Sanders sebagai peringkat kedua dari deretan selebriti yang terkenal di dunia.

Di bawah pemilik baru, perusahaan Kentucky Fried Chicken tumbuh pesat yang kemudian menjadi perusahaan terbuka pada 17 Maret 1966, dan terdaftar pada New York Stock Exchange pada 16 Januari 1969. Lebih dari 3.500 waralaba dan restoran yang dimiliki perusahaan ini beroperasi hampir di seluruh dunia. Kentucky Fried Chicken menjadi anak perusahaan dari RJ Reynolds Industries, Inc. (sekarang RJR Nabisco, Inc.), semenjak Heublein Inc. diakuisisi oleh Reynolds pada tahun 1982. KFC diakuisisi pada Oktober 1986 dari RJR Nabisco Inc oleh PepsiCo Inc, seharga kurang lebih 840 juta dolar.

Pada Januari 1997, PepsiCo, Inc mengumumkan spin-off restoran cepat sajinya — KFC, Taco Bell dan Pizza Hut – menjadi perusahaan restoran independen, Tricon Global Restorans Inc. Pada Mei 2002, perusahaan ini mengumumkan persetujuan pemilik saham untuk merubah nama perusahaan menjadi Yum! Brands Inc. Perusahaan, yang dimiliki oleh A&W All-American Food Restorans, KFC, Long John Silvers, Pizza Hut dan Taco Bell restorans, adalah perusahaan restoran terbesar di dunia dalam kategori unit system dengan jumlah mendekati 32,500 di lebih dari 100 negara dan wilayah.

KFC berkembang pesat. Kini, lebih dari satu miliar ayam goreng hasil resep Kolonel ini dinikmati setiap tahunnya, bukan hanya di Amerika Utara, bahkan tersedia hampir di 80 negara di seluruh dunia. Tapi Kolonel Sanders tidak lagi bisa menyaksikannya. Pada 1980, di usia 90 tahun, ia terserang leukemia. Ia meninggal seusai melakukan perjalanan 250.000 mil dalam satu tahun kunjungannya ke restoran KFC di seluruh dunia.

source: kaskus, korannias.wordpress

Thursday, March 27, 2008

Ahmadi Nejad Iran President

*cerita kehidupan presiden Iran Ahmadi Nejad yang sarat teladan.. kalo kita jadi presiden bakal kaya dia bisa gak ya?!?! :D


TV Fox (AS) menanyakan pada Presiden Iran Ahmedi Nejad; "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."
Berikut adalah bagaimana penyiar menggambarkan dirinya.
Ahmedi Nejad, adalah presiden Iran yang membuat orang ternganga, karena pada saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Iran Istana yang sangat tinggi nilai maupun harganya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.

Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.
Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening prib adi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.

Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumah pribadinya.
Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan.
Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.
Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menj adi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi prib adi , atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.
Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Lihat foto2 berikut yang menegaskan penjelasan di atas.

Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipulikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk Amerika.








Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka.

Dan foto terakhir memperlihatkan ruang makan dimana presiden sedang menikmati makanannya.






















Didapat dari berbagai sumber di Google dan milis-milis Indonesia.

Friday, February 01, 2008

Adolf Hitler

Hitler, seorang diktator besar yang pernah di catat dalam sejarah dunia di samping Stallin, Mussolini, ataupun Genghis Khan di dataran cina. Ada sisi gelap dan ada pula pelajaran darinya, seorang diktator besar, der Fuhrer, Adolf Hitler.

Siapa Dia?

Adolf Hitler dilahirkan di Austria, 20. April 1889, dari keluarga biasa. Ayahnya, Alois Hitler, adalah seorang pegawai negri sipil biasa dan ibunya, Clara, adalah seorang ibu rumah tangga. Dalam pendidikan, Hitler, memasuki Sekolah Menengah Kejuruan di Steyr yang tak sampai ia tamatkan.

Pada tahun 1907, ia mengikuti pendidikan sebagai pelukis di sebuah Akademi Kesenian, seperti IKJ, namun lagi-lagi ia tidak berhasil menyelesaikannya yang menyebabkan ia tidak memiliki pekerjaan sehingga dirinya mendaftarkan diri sebagai pengangguran kepada negara.

Hitler tinggal di sebuah kota di mana ide rasialis anti yahudi bertebaran, sehingga membentuk pola pemikirannya menjadi seorang anti semit(yahudi).

Menuju Karir Politik

Perjalanan karirnya sebagai politikus di mulai dari tahun 1913, dimana ia mendaftarkan diri pada militer sebagai tentara pada Resimen Infanteri cadangan Bayern, hingga akhir november 1918 dimana ia menderita luka dan trauma karena serangan gas di Lazarret yang membuatnya dipulangkan dari dinas militer.

Sesampainya di Muenchen, kala itu situasi politik sedang bergolak karena perekonomian Jerman menurun. Atasannya menyuruh Hitler menjadi " mata-mata " dalam sebuah forum diskusi. Oleh atasannya, Hitler hanya di suruh menguping saja pembicaraan dalam diskusi tersebut tanpa menyampaikan sepatah kata pun. Namun, kala ia melaksanakan tugas tersebut, tak dapat menahan dirinya untuk menyampaikan pendapatnya mengenai apa yang dikatakan "Nasionalis".

Awalnya, suara Hitler hanya sayup. Ia sedang belajar, belajar menyampaikan pemikirannya dan mempengaruhi pemikiran pendengarnya. Di pertemuan berikutnya, suaranya mulai lebih lantang, jelas dan memberi pengaruh besar kepada pendengar di forum tersebut. Kemampuan orasinya menakjubkan dan sangat mempengaruhi. Hitler tahu bagaimana cara berbicara yang mampu menyulut semangat. Dalam waktu singkat, namanya menjadi pembicaraan di tiap sudut kota.

Pendengarnya bertambah banyak. Dari rasa penasaran dan pergunjingan dari mulut ke mulut yang mengatakan adanya seorang "pelawak" di sebuah forum diskusi, Hitler mulai merekrut pengikutnya. Kalangan komunis mencoba menghentikan popularitas Hitler, pun para kuli tinta. Namun dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, namanya menjadi besar seiring semakin besarnya jumlah pengikut.

Dengan modal ini, Hitler mulai menapakkan kakinya di pentas politik Jerman. Melalui pengikutnya, ia mulai mendekati tokoh penting dalam percaturan politik Jerman kala itu, Jendral Erich Ludendorff. Ia berhasil mempengaruhi sang Jendral sehingga mau mendukungnya dalam pergerakan politik.

Pemerintah pusat mencium pergerakan Hitler dan segera berusaha memadamkannya. Bersama para pengikutnya, Hitler berbaris menghadapi para tentara bersenjata. Hitler dan kaki tangannya di tangkap, lalu di adili dalam pengadilan rakyat di Muenchen, 26. Februari 1924, sebagai pengkhianat negara. Para kuli tinta dan penentang pergerakan Hitler menduga ini adalah akhir perjalanan karir Hitler.

Ternyata tidak!. Hitler mempergunakan peradilan ini sebagai ladang penyampaian pemikiran Nasionalisnya sehingga menambah jumlah pengikutnya. Ia menyampaikan propaganda bahwa dirinya mengaku sebagai pengkhianat negara, tetapi ada yang lebih pengkhianat dari dirinya. Yaitu, pemerintah pusat yang tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat dan membiarkan martabat bangsa Jerman rendah di banding kaum Yahudi.

Propagandanya berhasil. Bahkan hakim pengadilan pun terpengaruhi sehingga hanya memberikan hukuman penjara beberapa bulan. Di dalam penjara, Hitler memperoleh pelayanan istimewa dari sipir penjara yang ternyata simpatik dengan pergerakannya. Ia di berikan ruangan seperti kantor lengkap dengan seorang sekretaris kepercayaannya. Di dalam penjara inilah ia menulis buku " Mein Kampf ". Sebuah buku yang berisi pemikiran politiknya.

Dalam penyusunan buku tersebut, ia di bantu seorang penerbit buku terkenal di Muenchen. Hitler merevisi beberapa hal mengenai keluarganya agar mampu menaikkan popularitasnya. Semisal mengenai pekerjaan ayahnya sebagai pegawai negri sipil, ia selipkan kata " terhormat" sehingga menjadi pegawai negri sipil terhormat. Ia pun memilih foto mana yang akan ia taruh di bukunya. Foto yang mengikuti gaya diktator Italia, Mussolini, ia pilih.

27 Februari 1925, ia mendirikan partai NSDAP, yang kemudian menjadi salah satu partai yang diperhitungkan dalam kancah politik Jerman kala itu. Tahun 1934, Hitler mulai berkuasa dan menjadi diktator. Yang ia lakukan pertama kali tentunya menyingkirkan lawan-lawan politiknya dan membungkam serta mengatur media massa. Para kuli tinta yang menentangnya lewat tulisan di surat kabar, di tangkap, lalu dalam sebuah kamp di bunuh satu per satu.

Demikianlah secuplik perjalanan karir politik Hitler, dari seniman gagal, menjadi politikus.

referensi: Film, Der Steig des Boses.
Artikel Biografi Hitler di Internet.

Sunday, January 27, 2008

Soeharto Rest In Peace

Semoga berkenan, baik yg katanya ngga suka ataupun yang diem-diem suka. Seperti lagu Benci tapi Rindu (CMIIW) : "Sakitnya hati ini sayang.....tapi aku rinduuuu..... "

Mengenang Beliau yang meninggal pada umur 86 Tahun, Beliau Meninggal di RSPP pada tanggal 13:10,Semoga Amalannya diterima disisinya..Amien.. Suharto Family Portrait
Original caption: Suharto family portrait. Photo shows the Indonesian President posing with his wife and children. Undated photograph.
Image: © Bettmann/CORBIS

Suharto Head and Shoulders in Uniform
Original caption: 7/1966-Djakarta, Indonesia- Shy and retiring, Suharto rarely grants an interview, but is always ready to flash a warm, Javanese smile. His career is marked with dedication, having enlisted in the ranks of the Indonesian Army at the age of 19. Today, at 45, he is a full general and commands the nation's armed forces. Some people believe he also commands President Sukarno. He is shown here posing in uniform.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: July 1966
Location Information: Djakarta, Indonesia

Fifth Deputy Premier of Indonesia
Original caption: Close ups of Indonesian Fifth deputy premier Lt. Gen. Suharto.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: April 15, 1966
Location Information: Djakarta, Indonesia

General Suharto at Microphone
Original caption: 9/30/1966-Djakarta, Indonesia- Indonesian strongman General Suharto announces that former deputy premier Subandrio will go on trial for treason 10/1, the first anniversary of the attempted Communist coup in Indonesia. There are reports that President Sukarno may be forced to take the stand during Subandrio's trial and reveal for the first time his connections with the growth of Communist influence in Indonesia, prior to the takeover attempt.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: September 30, 1966
Location Information: Djakarta, Indonesia

Indonesian Fifth Deputy Premier
Original caption: Close ups of Indonesian Fifth deputy premier Lt. Gen. Suharto.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: April 15, 1966
Location Information: Djakarta, Indonesia

Indonesian 5Th Deputy Premier Suharto
Original caption: 1966: Indonesian 5th Deputy Premier Lt. Gen. Suharto seated in chair.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: 1966

Fifteh Deputy Premier Suharto
Original caption: Close ups of Indonesian Fifth deputy premier Lt. Gen. Suharto.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: April 15, 1966
Location Information: Djakarta, Indonesia

First Indonesian Cabinet Meeting
Original caption: 8/4/1966-Jakarta, Indonesia- Members of the new Indonesian cabinet, formed July 25th, await the start of their first meeting at Freedom Palace. From left are: Chairman of the Presidium General Suharto; President Sukarno; Senior Minister of Economics and Finance S.H. Buwono IX; and Senior Minister of Politics A. Malik.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: August 4, 1966
Location Information: Jakarta, Indonesia

President Suharto Addresses Parliament
Original caption: 3/4/1967-Jakarta, Indonesia- Indonesia's "de factor" President Gen. Suharto (left) addresses Parliament March 4 for the first time since President Sukarno turned over full executive powers to him late last month. Suharto urged that Parliament be cautious in deciding whether to dismiss President Sukarno from his remaining titular position.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: March 4, 1967
Location Information: Jakarta, Indonesia

Suharto
Suharto, president of Indonesia since 1967. When Suharto took office, he developed the New Order, aimed to rejuvenate the economy with help from Western investors.
Image: © CORBIS
Date Photographed: 20th century

Indonesian President Suharto with U Thant
Indonesian President Suharto and his wife Siti meet United Nations Secretary General U Thant and his daughter Aye Aye at the United Nations Headquarters in New York.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: May 28, 1970
Location Information: Manhattan, New York, New York, USA

President Nixon and Suharto Chatting
Original caption: Washington: Indonesian President Suharto pays state visit to President Nixon at the White House. Photo shows Nixon and Suharto in Nixon's oval office.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: May 26, 1970
Location Information: Washington, DC, USA

President Nixon and Suharto Chatting
Original caption: Washington: Indonesian President Suharto pays state visit to President Nixon at the White House. Photo shows Nixon and Suharto on reviewing stand during welcoming ceremonies.
Image: © Bettmann/CORBIS
Date Photographed: May 26, 1970
Location Information: Washington, DC, USA

Indonesian President Suharto and French President Georges Pompidou
Indonesian President Suharto and French President Georges Pompidou at the entrance of the Elysee Palace during Suharto's official visit to France.
Image: © Henri Bureau/Sygma/Corbis
Photographer: Henri Bureau
Date Photographed: November 13, 1972
Location Information: Paris, France

Suharto and Ronald Reagan
Suharto and Ronald Reagan during Suharto's visit to the White House.
Image: © Dennis Whitehead/Corbis
Photographer: Dennis Whitehead
Date Photographed: October 1982
Location Information: Washington, DC, USA

Suharto
Suharto during his visit to the White House.
Image: © Dennis Whitehead/Corbis
Photographer: Dennis Whitehead
Date Photographed: October 1982
Location Information: Washington, DC, USA

Indonesian President Suharto Meets Indira Gandhi
Indonesian President Suharto visits Indian Prime Minister Indira Gandhi in New Delhi.
Image: © Kapoor Baldev/Sygma/Corbis
Photographer: Kapoor Baldev
Date Photographed: December 1980
Location Information: New Delhi, India

President Clinton with Indonesian President Suharto
Image: © Wally McNamee/CORBIS
Photographer: Wally McNamee
Date Photographed: October 27, 1995
Location Information: Washington, DC, USA


OFFICIAL VISIT OF PRESIDENT SUHARTO TO FRANCE
Image: © Bernard Bisson/Sygma/Corbis
Photographer: Bernard Bisson
Date Photographed: November 24, 1992

OFFICIAL VISIT OF PRESIDENT SUHARTO TO FRANCE
Image: © Bernard Bisson/Sygma/Corbis
Photographer: Bernard Bisson
Date Photographed: November 24, 1992

HILLARY CLINTON ON THE FRINGES OF THE APEC SUMMIT
Image: © MC NAMEE WALLY/CORBIS SYGMA
Photographer: Wally McNamee
Date Photographed: November 16, 1994

SUMMIT FOR SOCIAL DEVELOPMENT IN COPENHAGEN
Image: © Bernard Bisson/Sygma/Corbis
Photographer: Bernard Bisson
Date Photographed: March 12, 1995

FIRST EUROPE-ASIA SUMMIT IN BANGKOK
Image: © Bernard Bisson/Sygma/Corbis
Photographer: Bernard Bisson
Date Photographed: March 2, 1996

SUHARTO'S RESIGNATION
Original caption: The Indonesian dictator has decided to resign after 32 years of power.
Image: © CORBIS SYGMA
Photographer: Jacques Langevin
Date Photographed: May 21, 1998

SUHARTO'S RESIGNATION
Original caption: The Indonesian dictator has decided to resign after 32 years of power.
Image: © CORBIS SYGMA
Photographer: Jacques Langevin
Date Photographed: May 21, 1998

PRESIDENT WAHID VISITS EX-PRESIDENT SUHARTO
Image: © JUFRI KEMAL/CORBIS SYGMA
Photographer: KEMAL JUFRI
Date Photographed: March 8, 2000

Indonesia - Former Indonesian President Suharto in Hospital
Former Indonesian President Suharto lies on a bed as he is accompanied by his daughter SIti Hardiyanti Rukmana (L) after he had a Thallium scan at Pertamina hospital, in Jakarta. The health of Indonesia's ailing former dictator Suharto regressed today, with his heart weakening and hemoglobin count low despite receiving a blood transfusion.
Image: © Jurnasyanto Sukarno/epa/Corbis
Photographer: Jurnasyanto Sukarno
Date Photographed: January 8, 2008
Location Information: Jakarta, Indonesia

Indonesia - Former Indonesian President Suharto in Hospital
Former Indonesian President Suharto lies on a bed as he is accompanied by his daughter SIti Hardiyanti Rukmana (L) after he had a Thallium scan at Pertamina hospital, in Jakarta. The health of Indonesia's ailing former dictator Suharto regressed today, with his heart weakening and hemoglobin count low despite receiving a blood transfusion.
Image: © Jurnasyanto Sukarno/epa/Corbis
Photographer: Jurnasyanto Sukarno
Date Photographed: January 8, 2008
Location Information: Jakarta, Indonesia

Hai Royyyyy..................!!!!!
Indonesia - Politics - Former President Suharto
Former Indonesian president Suharto waves to journalists shortly after being visited by former prime minister of Malaysia Mahatir Muhammad. The Attorney General may drop its plan to re-examine former president Suharto to determine whether he is fit to stand trial because it could cost too much money. Past efforts to bring Suharto to court on corruption and human rights charges have been derailed by a statement from a team of government doctors, which said the former president was unfit to stand trial because of brain damage and permanent injury to his nervous system.
Image: © Mast Irham/epa/Corbis
Photographer: Mast Irham
Date Photographed: May 3, 2006
Location Information: Jakarta, Indonesia


Friday, December 28, 2007

Benazir Bhutto recently died


Pada tanggal 27 Desember kemarin salah satu tokoh Pakistas Benazir Bhutto terbunuh, bliau adalah perempuan pertama yang menjadi perdana mentri di pakistan. Bliau terbunuh setelah berpidato di hadapan pendukung Partai Rakyat Pakistan. Sebenarnya bagaimana profil beliau semasa hidup? mari kita simak biografi selama beliau masih hidup.

Benazir Bhutto (Karachi, 21 Juni 1953–27 Desember 2007) adalah perempuan pertama yang memimpin sebuah negara Muslim di masa pasca-kolonial. Bhutto yang karismatis terpilih sebagai Perdana Menteri Pakistan pada 1988, namun 20 bulan kemudian ia digulingkan oleh presiden negara itu yang didukung militer, Ghulam Ishaq Khan, yang secara kontroversial menggunakan Amandemen ke-8 untuk membubarkan parlemen dan memaksa diselenggarakannya pemilihan umum. Bhutto terpilih kembali pada 1993 namun tiga tahun kemudian diberhentikan di tengah-tengah berbagai skandal korupsi oleh presiden yang berkuasa waktu itu, Farooq Leghari, yang juga menggunakan kekuasaan pertimbangan khusus yang diberikan oleh Amandemen ke-8

Masa muda

Benazir Bhutto adalah anak sulung dari Perdana Menteri Pakistan yang digulingkan, Zulfikar Ali Bhutto (yang digantung oleh pemerintah militer Pakistan di bawah keadaan yang luar biasa) dan Begum Nusrat Bhutto, seorang suku Kurdi-Iran. Kakek dari pihak ayahnya adalah Sir Shah Nawaz Bhutto, seorang Sindhi dan tokoh penting dalam gerakan kemerdekaan Pakistan.

Bhutto belajar di Taman Kanak-kanak Lady Jennings dan kemudian di Convent of Jesus and Mary di Karachi. Setelah dua tahun belajar di Rawalpindi Presentation Convent, ia dikirim ke Jesus and Mary Convent di Murree. Ia lulus ujian O-level (dalam sistem pendidikan Inggris, setara dengan SMA kelas 1). Pada April 1969, ia diterima di Radcliffe College dari Universitas Harvard. Pada Juni 1973, Benazir lulus dari Harvard dengan gelar dalam ilmu politik. Ia juga terpilih sebagai anggota Phi Beta Kappa. Ia kemudian masuk ke Universitas Oxford pada musim gugur 1973 dan lulus dengan gelar magister dalam Filsafat, Politik dan Ekonomi. Ia terpilih menjadi Presiden dari Oxford Union yang bergengsi.

Penahanan, pemilu, dan pengasingan

Setelah menyelesaikan pendidikan universitasnya, ia kembali ke Pakistan, tetapi karena ayahnya dipenjarakan dan kemudian dihukum mati, ia dikenakan tahanan rumah. Setelah diizinkan kembali ke Britania Raya pada 1984, ia menjadi pemimpin Partai Rakyat Pakistan (PPP), partai ayahnya, di pengasingan, namun ia tidak dapat membuat kekuatan politiknya dirasakan di Pakistan hingga matinya Jenderal Muhammad Zia-ul-Haq.

Pada 16 November 1988, dalam sebuah pemilihan umum terbuka pertama dalam waktu lebih dari sepuluh tahun, partai Benazir, PPP, memenangi jumlah kursi terbanyak di Dewan Nasional. Bhutto diambil sumpahnya sebagai Perdana Menteri sebuah pemerintahan koalisi pada 2 Desember, dan pada usia 35 tahun menjadi orang termuda dan juga perempuan pertama yang memimpin sebuah negara dengan mayoritas rakyatnya beragama Islam di zaman modern.

Setelah dipecat oleh presiden Pakistan saat itu dengan tuduhan korupsi, partainya kalah dalam pemilihan umum yang diselenggarakan pada bulan Oktober. Ia menjadi pemimpin oposisi sementara Nawaz Sharif menjadi perdana menteri selama tiga tahun berikutnya. Ketika pemilihan umum Oktober 1993 kembali diadakan, yang dimenangkan oleh koalisi PPP, yang mengembalikan Bhutto ke dalam jabatannya hingga 1996, ketika pemerintahannya sekali lagi dibubarkan atas tuduhan korupsi.

Tuduhan-tuduhan korupsi

Bhutto dituduh melakukan korupsi namun belakangan namanya dibersihkan. Ia juga dituduh melakukan pencucian uang negara di bank-bank Swiss, dalam sebuah kasus yang masih tetap berada di pengadilan Swiss. Suaminya, Asif Ali Zardari, mendekam selama delapan tahun di penjara, meskipun ia tidak pernah terbukti bersalah. Ia ditempatkan di sebuah tahanan tersendiri dan mengaku mengalami siksaan. Kelompok-kelompok hak-hak asasi manusia juga mengklaim bahwa hak-hak Zardari telah dilanggar. Bekas perdana menteri Nawaz Sharif baru-baru ini meminta maaf atas keterlibatannya dalam penahanan yang berkepanjangan atas Zardari dan kasus-kasus yang diajukan melawan Bhutto. Zardari dibebaskan pada November 2004. Konon mereka mencuri ratusan juta dolar dengan meminta ‘komisi’ atas kontrak-kontrak pemerintah dan urusan lain-lainnya. Selama lebih dari 10 tahun, suami-istri ini telah menghadapi sekitar 90 kasus bersama-sama, namun tak satupun yang terbuktikan. Delapan kasus masih tertunda, namun Bhutto menyatakan bahwa semua kasus itu bermotivasi politik dan bahwa ia siap menghadapi semuanya. Pada 2005, Asif Zardari mengatakan dalam sebuah wawancara di Televisi Pakistan bahwa militer telah menawarkan untuk membebaskannya dan mencabut semua tuduhan terhadap dirinya bila ia setuju untuk meninggalkan politik dan negara itu. Namun Zardari menolak.

Baru-baru ini sebuah laporan Oditur Jenderal Pakistan (OJP) disiarkan bahwa Benazir Bhutto digulingkan dari kekuasaan pada 1990 sebagai akibat dari sebuah witch hunt yang disetujui oleh presiden saat itu Ghulam Ishaq Khan. Laporan OJP itu mengatakan bahwa Khan, disingkat GIK, telah menyetujui pembayaran sejumlah Rs.28 juta kepada 'sepasukan penasihat hukum' untuk mengajukan 19 tuduhan korupsi terhadap Benazir Bhutto dan suaminya Asif Ali Zardari pada 1990-92, demikian dilaporkan harian Inggris The News pada 25 Juli 2006. Laporan OJP itu, yang menantang legalitas tindakan-tindakan Khan, menjadikan Benazir korban sebuah balas dendam politik

Kebijakan Afghanistan

Pada masa pemerintahan Bhutto inilah kaum Taliban memperoleh tempat yang menonjol di Afghanistan karena dukunangnya. Bhutto dan Taliban secara terbuka saling berlawanan dalam masalah-masalah sosial. Menurut aturan-aturan Taliban, sebagai seorang perempuan, Bhutto tidak berhak menduduki jabatan yang berkuasa itu. Namun militer Pakistan tetap mendesak dan Bhutto setuju untuk memberikan dukungan. Ia juga melihat Taliban sebagai kelompok yang dapat menstabilkan Afghanistan dan kemudian memberikan akses ekonomi ke republik-republik Asia Tengah. Pemerintahannya memberikan dukungan militer an keuangan bagi kaum Taliban, bahkan hingga mengirim tentara Pakistan ke Afghanistan. Kaum Taliban merebut kekuasaan di Kabul pada September 1996.

Kebijakan untuk perempuan

Dalam kampanye-kampanye pemilunya, pemerintahan Bhutto menyuarakan keprihatinan mengenai masalah-masalah sosial kaum perempuan, masalah kesehatan dan diskriminasi terhadap perempuan. Bhutto juga mengumumkan rencana-rencana untuk membentuk stasiun-stasiun polisi perempuan, pengadilan, dan bank-bank pembangunan khusus untuk perempuan.

Meskipun mengumbar janji-janji ini, Bhutto tidak mengusulkan undang-undang apapun untuk memperbaiki kesejahteraan kaum perempuan. Dalam kampanye-kampanyenya, Bhutto berjanji untuk mencabut undang-undang yang kontroversial (seperti misalnya aturan-aturan Hudood dan zinah) yang mengurangi hak-hak kaum perempuan di Pakistan. Namun pada dua masa jabatannya, partainya tidak menggenapi janji-janjinya, karena hebatnya tekanan-tekanan dari pihak oposisi.

Namun partainya memulai legislasi di bawah rezim Jenderal Musharraf untuk menghapuskan peraturan tentang zinah. Usaha-usaha ini dikalahkan oleh partai-partai keagamaan sayap kanan yang mendominasi DPR pada waktu itu.

Pada 2002 Presiden Pakistan yang sekarang, Pervez Musharraf memperkenalkan amandemen terhadap konstitusi Pakistan yang melarang perdana menteri untuk menjabat lebih dari dua masa jabatan. Hal ini mendiskualifikasi Bhutto dari kemungkinan mendapatkan jabatan itu kembali. Langkah yang diambil oleh orang-orang yang kedudukannya rapuh ini, dianggap banyak orang sebagai serangan langsung terhadap bekas perdana menteri Benazir Bhutto dan Nawaz Sharif dan memperlihatkan rasa tidak aman pihak militer tentang kekuatan politiknya sendiri.

Bhutto sejak tahun 1999 tinggal dalam pengasingan di Dubai, Uni Emirat Arab, dan di sana ia mengasuh anak-anaknya dan ibunya, yang menderita penyakit Alzheimer, dan dari situ ia berkeliling dunia untuk memberikan kuliah dan tetap menjaga hubungannya dengan para pendukung Partai Rakyat Pakistan.

Benazir dan ketiga orang anaknya (Bilawal, Bakhtawar and Asifa) dipersatukan kembali bersama suami dan ayah mereka pada Desember 2004 setelah lebih dari lima tahun. Bhutto telah bersumpah untuk kembali ke Pakistan dan mencalonkan diri kembali sebagai Perdana Menteri dalam pemilihan umum yang dijadwalkan untuk November 2007. Pada 18 Oktober 2007 ia kembali ke Pakistan untuk mempersiapkan diri mengahadapi pemilu. Dalam perjalanan menuju sebuah pertemuan, dua buah bom meledak dekat rombongan yang membawanya. Bhutto selamat, namun sedikitnya 126 orang tewas.

source :
- http://www.abc.net.au/
- http://id.wikipedia.org/wiki/
- Metro TV